Saturday, 27 November 2010

Penyebab Jerawat

Jerawat merupakan masalah kulit paling umum yang tak sekadar merusak penampilan, tapi juga potensial memicu krisis percaya diri. Selain perawatan, Anda perlu mengenali pemicu munculnya jerawat sebagai langkah pencegahan.

Berikut tujuh penyebab munculnya jerawat yang perlu Anda tahu:

1. HormonJika jerawat muncul bulanan dan berkala, kemungkinan besar disebabkan oleh hormon. Fluktuasi level hormon selama siklus menstruasi, adalah pemicu timbulnya jerawat.

2. StresSaat Anda stres, jangan heran kalau jerawat akan tumbuh dalam jumlah banyak. Faktanya, saat dalam tekanan psikologis, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon androgenik pemicu tumbuhnya jerawat.

3. TeleponApakah Anda termasuk miss 'ring-ring'? Telepon selular termasuk barang yang kotor dan terkontaminasi banyak bakteri. Sering menggunakan telepon dalam waktu lama dapat membuat iritasi pada kulit pipi. Efeknya, jerawat mudah tumbuh karena bakteri menempel di pipi.

4. Krim pelembabPastikan krim yang Anda gunakan sehari-hari cocok untuk jenis kulit. Menggunakan krim pelembab yang tidak cocok dengan jenis kulit potensial memicu timbulnya jerawat dan peradangan kulit.

5. MatahariSinar matahari membuat kulit menebal. Penebalan ini menyebabkan penyumbatan pori-pori dan pembentukan jerawat.

6. Kosmetik berpigmen tinggiKosmetik yang mengandung pigmen warna tinggi juga bisa menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat. Cobalah untuk menggunakan kosmetik dekoratif mineral, karena kandungan pigmennya tidak terlalu tinggi. 

7. Sabun wajahSabun wajah tentu berfungsi untuk membersihkan kotoran dari wajah. Tetapi pada beberapa sabun wajah, kandungan pembersihnya justru menyangkut di pori-pori dan menimbulkan penyumbatan yang pada akhirnya memicu tumbuhnya jerawat.

Sunday, 21 November 2010

Fakta Tentang Indonesia Yang Mesti Anda Ketahui

1. Tiga orang Presiden RI pertama memiliki bulan lahir yang sama, yaitu bulan juni . Bungkarno lahir 6 Juni 1901 ( Bernama asli Kusno Sosrodihardjo) . Pak Soeharto 8 Juni 1921 . Sedangkan Pak Habibie 25 Juni 1936.


2. Istana Merdeka mulai dibangun pada tahun 1873 dan selesai pada tahun 1879 . Istana tsb di rancang oleh arsitek Drossares dengan luas 6, 8 hektar dan 16 jumlah anak tangga yg terdapat di bagian depan gedung .


3. Sebelum digunakan oleh pemerintah Indonesia , Istana Kepresidenan Bogor digunakan sbg rumah peristirahatn gubernur jenderal Belanda . Tercatat 44 orang gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana yang pada masa penjajahan bernama Istana Buitenzorg


4. Istana Kepresidenan Tampaksiring merupakan satu-satunya Istana RI yang dibangun setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1957


5. WR . Soepratman , pencipta lagu kebangsaan wafat pada tgl 17 Agustus 1938 . Tepat tujuh tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI dinyatakan


6. Lagu ‘ Indonesia Raya ’ di ciptakan pada tahun 1942 ( ralat tahun 1924 ) dan dikumandangkan untuk pertama kalipada tanggal 28 Oktober 1928, tepatnya pada penutupan acara Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda .


7. Mobil dinas Kepresidenan RI yang pertama adalah mobil Buick keluaran tahun 1939 yang digunakan Alm. Bung Karno. Sedangkan Alm. Bung Hatta menggunakan mobil dinas De Soto






8. Republik Gabon di Afrika Barat memiliki tanggal kemerdekaan yang sama dengan RI . Bedanya, Gabon merdeka pada tahun 1960


9. Rupiah dinyatakan sebagai mata uang nasional RI pada rgl 2 November 1949.


10. 21 jumlah dentuman meriam yang dibunyikan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala negara . Sedangkan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala pemerintahan di bunyikan 19 kali dentuman meriam. yang merupakan hadiah dari pengusaha sekaligus pamannya, Djohan Djohor . Kedua mobil ini dpt dilihat di Gedung Joang ’ 45, Jakarta

Hati-Hati Pakai Sandal Crocs

Sandal / sepatu merk ini banyak di gemari anak muda maupun dewasa belakangan ini. Walaupun harganya mahal, tetap saja sandal ini menjadi incaran banyak kalangan . CROCS merek sepatu baru asal Colorado dari Negeri Paman Sam ini mulai berdiri sejak tahun 2002 pada mulanya didesain untuk kegiatan outdoor dan berlayar . Ini karena Crocs terbuat dari karet yang anti - slip dan pastinya tahan air sehingga mudah untuk dikeringkan karena berbahan dasar Croslite yang anti -bacteria . Crocs sangat ringan , empuk dan nyaman maka seiring waktu sepatu ini juga digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Dengan cepat Crocs maupun tiruannya KW nya tersebar di seluruh dunia . Yang aspal ( asli palsu / tiruan) saja nyaman apalagi yang aslinya!



Namun kini sepatu sejenis Crocs dan Flip-Flops sedang dalam penelitian ulang, akibat sejak 2006 banyak laporan kecelakaan terjepit di escalator. Korbannya sebagian besar anak- anak. Memang karena sifatnya yang anti -slip sepatu ini terasa seret, dan ketika penggunanya berada escalator mereka sering tidak sadar menempelkan kakinya pada pinggir escalator, akibatnya sepatu itu tersangkut , sedangkan escalator jalan terus . Di Negeri asalnya pun ada peringatan, “If you ’ re wearing Crocs , Be Careful” Kejadian ini paling sering terjadi Mall 2, banyak anak kecil yang tersangkut escalator dan setelah diperhatikan semua korbannya menggunakan sepatu karet ini. Pengelola kini memasang peringatan untuk tidak menggunakan sepatu karet di setiap escalator yang gambarnya mirip Crocs , petugas pun disebar di dekat escalator agar tidak terjadi kecelakaan serupa. Sedangkan di Bandung baru BIP saja yang memasang peringatan ini.



Rumah sakit di beberapa negara telah mulai melarang penggunaan Crocs. Salah satu keprihatinan adalah risiko infeksi ketika darah dari seorang pasien yang sedang sakit jatuh pada kaki seseorang melalui Crocs yang berlubang di atasnya. Selain itu ada pula pertanyaan - pertanyaan mengenai apakah Crocs bisa menarik listrik statis yang dapat mengganggu peralatan medis .

Kisah Arwah Gentayangan Di Kuburan Massal Malvern, Pensylvania

“Ini adalah kuburan massal , ” Bill Watson berkata saat dia memimpin jalan melewati hutan tebal Pennsylvania sekitar 300 mil dari Philadelphia . “Duffy ’ s Cut, ” sebagaimana sekarang disebut , adalah jalan setapak pendek dan buntu di Malvern . Saudara kembar Bill dan Frank Watson percaya 57 imigran Irlandia mati mengenaskan disana setelah serangan wabah kolera pada tahun 1832. Mereka mencurigai adanya kecurangan. “Ini adalah misteri pembunuhan dari 178 tahun lalu, dan akhirnya menemui titik cerah, ” Frank Watson berkata . Abang-beradik itu pertama kali mendengar tentang Duffy ’ s Cut dari kakek mereka , seorang pekerja rel, yang mengatakan kisah hantu pada keluarganya setiap Thanksgiving . Menurut legenda lokal, tersimpan dalam berkas milik Pennsylvania Railroad , seorang pria berjalan pulang dari kedai minum melaporkan melihat hantu-hantu biru dan hijau menari dalam kabut pada malam yang hangat di bulan September 1909. “Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri , hantu-hantu orang Irlandia yang mati karena kolera sebulan yang lalu , menari-nari di sekitar parit besar dimana mereka dikubur ; itu sungguhan , tuan , itu sangat menakutkan ,” kata kutipan dokumen dari pria tak bernama itu. “ Entah kenapa mereka terlihat hijau dan biru api dan mereka melompat dan menari -nari diatas kuburan mereka … Aku pernah mendengar orang- orang Irlandia itu menghantui tempat itu karena mereka dikubur tanpa ritual keagamaan yang layak . ” Ketika Frank mendapatkan berkas -bekas dari tempat kerja kakeknya dulu , abang-beradik itu pun mulai percaya cerita-cerita hantu itu nyata. Mereka mencurigai bahwa berkas - berkas itu mengandung petunjuk atas lokasi dari kuburan massal itu . “Salah satu bagian korespondensi dalam berkas ini memberitahukan lokasinya, ” kata Frank. Dia menambahkan bahwa dokumen itu mengesankan bahwa dimana orang- orang yang dikubur itu adalah jembatan rel yang asli. Di tahun 2002 , mereka mulai menggali dan mencari. mereka menemukan garpu dan sisa-sisa gubuk dan , di tahun 2005 , apa yang disebut Bill Watson dengan “Cawan Suci ” — sebuah pipa dengan bendera Irlandia diatasnya . Mereka tahu mereka sudah dekat, tapi Bill berkata mereka butuh tenaga sains untuk menuju langkah selanjutnya . Bantuan itu pun datang dari Tim Bechtel , seorang ahli geofisika, yang memahami tentang proyek itu dari sebuah kampus di Universitas Pennsylvania yang telah mendengar tentang apa yang tengah dilakukan Watson bersaudara. Mereka tahun Bechtel mampu menghadirkan tautan yang hilang dalam usaha penggalian itu. Tugas Bechtel termasuk pemindaian tanah, yang dapat membantu mendeteksi apa yang ada dibawah tanah tanpa harus menggali atau mengebor. Dengan menembakkan gelombang elektronik melalui sebuah landaian, Bechtel mengatakan dia mengetahui disana ada area yang aneh atau tempat dimana gelombang elektronik tidak bisa tembus. “Kami melihat area-area di lereng ini anti elektrisitas, ” Bechtel berkata . Ini merupakan indikator bahwa sesuatu mungkin ada dibawah permukaan . Setelah penggalian lebih lanjut, Bechtel dan Watson bersaudara mendeteksi adanya celah . Bechtel membantu menunjukkan dengan tepat kunci dari area mana yang harus digali dan pada 20 Maret 2009 , Bill Watson mengatakan bahwa tim itu membuat sebuah penemuan yang mengejutkan . “Salah satu mahasiswaku datang berlari sekitar jam 2 siang dengan sesuatu yang jelas-jelas tulang manusia, ” Bechtel berkata . Ini hanya permulaan dari banyaknya teka -teki untuk dimunculkan di Duffy ’ s Cut . Potongan- potongan itu membawa mereka pada kecuirgaan bahwa sesuatu yang selain kolera bertanggungjawab atas kematian-kematian itu . “Sebuah fragmen yang amat sangat kecil seperti itu bisa sangat mengandung informasi, ” kata Janet Monge, antropolog dari Universitas Pennsylvania memegang tulang rahang dan gigi yang ditemukan di situs Duffy ’s Cut . Dia percaya gigi itu bisa suatu hari dihubungkan lewat DNA kepada keturunan yang masih hidup dari pria-pria yang diangkat dari lokasi penggalian . Dua minggu lalu , sepotong bukti muncul. Sebuah perforasi yang bisa jadi bekas peluru. “ Malah, kami bisa melihat beberapa tepian retak yang terlihat sangat mirip seperti lubang peluru, ” observasi Monge. “Jika mereka menderita kolera, itu tidak membunuh mereka . Aku akan bilang sesuatu yang lain yang telah membunuh mereka , tapi mereka mungkin memang terserang kolera juga . ” “Ini bisa saja terjadi pada kita , ” Bill Watson berkata . “Pria-pria ini datang kesini tanpa membawa apa -apa , mencari impian Amerika seperti yang dilakukan banyak orang lain . Mereka pikir mereka akan berhasil dan dalam enam minggu kedatangannya mereka secara harafiah terkubur disini . ” Tim percaya masih ada 50 lagi yang masih berada dibawah permukaan . Watson bersaudara mengatakan target mereka adalah memelihara kenangan akan para pekerja Irlandia dan memasukkan ceritanya di buku-buku teks, agar bisa diingat bertahun - tahun di masa depan. “Ini adalah cerita yang melebih negara -negara di dunia, melebihi sejarah dalam suatu pengertian. Ini adalah kisah yang kau dengar dari para pekerja yang tereksploitasi dimanapun di seluruh dunia, ” kata Frank Watson . “Bagaimana kita memperlakukan para pekerja kita ? Bagaimana kita memperlakukan orang -orang yang merantau demi sebuah kehidupan yang lebih baik? Setiap manusia layak untuk dikenang . ”